Jumat, 07 Februari 2014

Microsoft Office 2013 Pro + Serial Number (Maybe Work) Full Version Free Download

A new Office has arrived. It’s a powerful service that helps you unleash your best ideas, get things done and stay connected on the go. Simply sign in for a personalized experience and all the most up-to-date Office applications, with new and enhanced features continually being added. Be one of the first to try it today.

Microsoft Office Professional Plus 2013 Includes :

  • Microsoft Access 2013
  • Microsoft Excel 2013
  • Microsoft InfoPath 2013
  • Microsoft Lync 2013
  • Microsoft OneNote 2013
  • Microsoft Outlook 2013
  • Microsoft PowerPoint 2013
  • Microsoft Publisher 2013
  • Microsoft SkyDrive Pro 2013
  • Microsoft Visio Viewer 2013
  • Microsoft Word 2013
  • Office Shared Features 2013
  • Office Tools 2013
System Requirements : 
  • Operating System : Windows Vista/7/8
  • CPU: 1 GHz processor
  • RAM: 1GB for x32 / 2GB for x64
  • HDD: 3 GB of available disk space
  • Graphics: DirectX 10-compatible graphics card (optional)
Download MS Office Professional Plus 2013 Here :

Download 32 Bit Here

Download 64 Bit Here

Download Serial Keys Of MS Office Professional Plus 2013 Here :
http://q.gs/3ci7p

Jumat, 17 Januari 2014

Make Your Computer Talk !

Yeah its a really big story behind this hack,
I was just wandering here and there on the net,
and then something tickled in my head that, How cool it would it would be
if i have my box talking and telling me stats of the computer just for fun
It would also produce that hacker felling in to and would be so cool to Show OFF !!

After few rounds of Mine on internet on searching on Google i couldn't
Find on it but then i thought to code it because there was no choice left for me 
So i just picked my laptop and got with VBS.
Its really cool to code on vbs because its really simple and easy,
So i just went on with it
and produces this little hope you all like its :)

Just Follow these Simple Steps :-

1. Open Notepad.
2. Copy the following code and paste in the notepad.


Do
Dim msg, sapi
msg="8ahiaushdiuhasd7w2uh7kahsudha Is the Code For you Hacker next is 7aygsdyagd7aw7dgiauw6twr2jsddd There is good code Hacker e812ge8"
Set sapi=CreateObject("sapi.spvoice")
sapi.Speak msg
loop
 talk
3. Save it as Talker.vbs. 
4. Then RUN it.
5. And WOOOOSH…………!!!!!
6. The Computer starting to talk by it self.
7. You can also edit it if you want to talk anything else ;)
    For that just Edit the content of   msg=" # " In second line of this code.
8. If you wan to stop it,its really simple just Follow the steps :-
    a. Hit CTRL +  ALT  + DEL  >> that will open the task manager.
    b. Choose Processes TAB   >> to view the running processes.talk
    c. Find wbscript.exe in the list,Select it and the Hit End Process Button.
9. And then Enjoy !!

Some think you would like to know to grow your knowledge !!

Speech Application Programming Interface (SAPI) is an audio interface that was developed to use within Windows operating systems, the idea behind SAPI was to make possible the use of speech synthesis and recognition within the function of various Windows applications

Its really cool to SHOW OFF in front of others,
as to show them that you are a great hacker
a screen saver of matrix would be like a desert on it !!!
Download
Its really a small hack i use to in my free time.
Just wanted to share with you Guys !!

Well Happy Hacking !! 

Impress Your Friends With Invisible Folders !!

There have been many questions on how we actually hide a folder in windows Xp box.hack friends
well its not that tuff if you have brain with some computer :) 
This technique is my old school way i have used many  times in need !
Look there is no point in creating hidden folders 
because you can just go to -

Tools > View >
Show hidden files and folders
But there are many other ways by which you can easily trick your friend or even foe !
just follow these really simple steps and make your friend go ZOOM !!!

Follow these steps: 

1. Right click in a directory and go to New Folder. 

2. Right click and then go to rename. 

3. Delete the name and press Alt + 255. This will make the text disappear. 
   NOTE : Please use the Numpad of you computer for pressing Alt + 255 or else it will not work !!


efefewwef


4. Right click on the folder once again but this time go to properties. Click on the"Customize" tab and go to the bottom where it says "Change Icon".

5. Scroll over and choose a blank icon like in this picture  : 

hack friend

One Minor flaw is that when you highlight the area with the folder, a small rectangle shows, indicating something is there. Also if you change the view to "Details" it will show it in Description. 

This is great for hiding folders because if the even if the person highlights the area, they would have to know it was there.

------------*-------------------------*-------------------------*----------------------*----------------

Hope You all get it !!
if any problem comes please don't forget to comment below . So we can go rocking !!

Please don't forget to subscribe to get these hacks straight in your inbox !!
Happy Hacking !!
 

Selasa, 07 Januari 2014

Cara mengubah powerpoint dll. menjadi format PDF

       Portable Document Format atau sering di sebut PDF adalah format file yang sering kita dengar. misalnya saja e-book, hampir semuanya memakai format ini. PDF dipilih karena salah satu kemampuannya yang dapat di buka dalam berbagai gadget misalnya PC, iphone, mobile phone, dsb. selain itu file PDF juga bisa langsung terlihat di browser saat anda mengakses direct link file ini dari suatu website.

       Walaupun harus mengorbankan keindahan animasi yang anda buat, pengkonversian file powerpoint anda ke format PDF ini kami rasa cukup efektif. terutama untuk anda yang ingin membuat modul / e-book.
Lalu bagaimana cara mengubahnya? untuk powerpoint 2010 anda bisa langsung menyimpan powerpoint ke format PDF di dalam menu save as.

ScreenHunter 01 Oct. 04 17.061 Cara mengubah powerpoint menjadi format PDF  Sayangnya untuk powerpoint 2007 fitur ini tidak langsung ada, tapi tidak usah khawatir, silakan download 2007 Microsoft Office Add-in: Microsoft Save as PDF di sini . Dan perlu anda ketahui fitur ini bekerja di seluruh office (tidak hanya powerpoint).
Bagaimana? tertarik memakai format PDF? Semoga bermanfaat.

Kamis, 14 November 2013

sikap positif dan negatif terhadap konstitusi negara

Sikap Positif terhadap Hasil Amandemen UUD 1945



  • Sikap Positif terhadap Pelaksanaan UUD 1945 hasil amandemen
    Sebagai warga Negara yang baik adalah memiliki kesetiaan terhadap bangsa dan Negara, yang meliputi kesetiaan terhadap ideologi Negara, kesetiaan terhadap konstitusi, kesetiaan terhadap peraturan perundang-undangan, dan kesetiaan terhadap kebijakan pemerintah. Oleh sebab itu maka setiap warga Negara harus dan wajib untuk memiliki prilaku positif terhadap konstitusi, yang mempunyai makna berprilaku peduli atau memperhatikan konstitusi (UUD), mempelajari isinya, mengkaji maknanya, melaksanakan nilai-nilai yang terjandung didalamnya, mengamalkan dalam kehidupan, dan berani menegakkan jika konstitusi di langgar.Adapun contoh sikap positif tersebut antara lain :Berusaha mempelajari isi konstitusi hasil amandeman agar memahami makna konstitusi tersebut.
    Melaksanakan isi konstitusi sesuai dengan profesi masing-masing.
    Membantu pemerintah dalam mensosialisasikan isi konstitusi hasil amandeman kepada warga masyarakat.
    Melaporkan kepada yang berwajib apabila ada pihak-pihak yang melanggar konstitusi.
    Mengawasi para penyelenggara Negara agar melaksaakan tugasnya sesuai konstitusi yang berlaku
    Mempelajarai peraturan perundang-undangan yang berlaku apakah sudah sesuai atau belum dengan konstitusi, jika belum kita usulkan kepada yang berwenang agar ada perubahan.
    Mengamati berbagai kegiatan politik/ partai politik, apakah sudah sesuai dengan amanat konstitusi
    Menanamkan nilai-nilai konstitusi khususnya perjuangan bangsa kepada generasi muda
    Menangkal masuknya ideology asing yang bertentangan dengan konstitusi Indonesia.

    Usaha mengembangkan sikap positif terhadap UUD hasil amandemen antara lain :
    Mensosialisakan isi / muatan konstitusi hasil amandemen melalui kursus, penataran, symposium dan diskusi
    Mengadakan penyuluhan akan arti pentingnya hidup berbangsa dan bernegara
    Pemebentukan peraturan harus sesuai dengan dengan konstitusi
    Sistem politik, ekonomi, social budaya dan pertahanan keamanan ahrus sesuai prinsip yang ada dalam konstitusi
    Mengadakan pengawasan secara ketat terhadap para penyelenggara Negara

    Wujud Partisipasi terhadap pelaksanaan UUD hasil amandemen :
  • Dalam diri Pribadi
    Mengakui dan menghargai hak-hak asasi orang lain
    Mematuhi dan mentaati peraturan yang berlaku
    Tidak main hakim sendiri
    Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban



Dalam keluarga
Taat dan patuh terhadap orang tua
Ada keterbukaan terhadap permasalahan yang dihadapi
Memiliki etika terhadap sesama anggota keluarga
Mengembangkan sikap sportif

Dalam Sekolah
Taat dan patuh terhadap tata tertib sekolah
Melaksanakan program kegiatan OSIS dengan baik
Mengembangkan sikap sadar dan rasional
Melaksanakan hasil keputusan bersama



Dalam masyarakat
Menjunjung tinggi norma-norma pergaulan
Mengikuti kegiatan yang ada dalam karang taruna
Menjalin persatuan dan kerukunan warga melalui berbagai kegiatan
Sadar pada ketentuan yang menjadi keputusan bersma



Dalam berbangsa dan bernegara
Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen
Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingtan bangsa dan Negara
Sadar akan kedudukanya sebagai warga Negara yang baik
Setia membela Negara sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.



Sikap positif dan negatif terhadap Dasar Negara dan Konstitusi, serta sikap yang menunjukan Kesetiaan Bela Negara



Sikap Positif dan Negatif Terhadap Dasar Negara Kita, Pancasila







Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak bisa lepas dari nilai. Nilai akan selalu berada di sekitar manusia dan melingkupi kehidupan manusia dalam segala bidang. Nilai amat banyak dan selalu berkembang. Contoh, nilai kejujuran, kedamaian, kecantikan, keindahan, keadilan, kebersamaan, ketakwaan, keharmonisan, dan Iain-Iain.



Diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai Pancasila dijadikan landasan pokok dan landasan
fundamental bagi penyelenggaraan bernegara Indonesia. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. Nilai-nilai dasar dari Pancasila tersebut adalah nilai ketuhanan Yang Maha Esa, nilai Kemanusiaan yang adil dan beradab, nilai Persatuan Indonesia, nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan nilai Keadilan social bagi seluruh rakyat indonesia.



Dengan penyataan secara singkat bahwa nilai dasar dari Pancasila adalah nilai ketuhanan, nilai Kemanusiaan, nilai Persatuan, nilai Kerakyatan, dan nilai Keadilan. Dengan penjelasan sebagai berikut.



1. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Dengan nilai ini menyatakan bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius, bukan bangsa yang ateis. Pengakuan terhadap Tuhan diwujudkan dengan perbuatan untuk taat pada perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya sesuai dengan ajaran atau tuntunan agama yang dianutnya. Nilai ketuhanan juga memiliki arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama, tidak ada paksaan, serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama.



2. Nilai Kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. Manusia perlu diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, sebagai mahkluk Tuhan yang sama derajatnya dan sama hak dan kewajiban asasinya. Berdasar nilai ini maka secara mutlak ada pengakuan terhadap hak asasi manusia.



3. Nilai Persatuan Indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Adanya perbedaan bukan sebagai sebab perselisihan, tetapi justru dapat menciptakan kebersamaan. Kesadaran ini tercipta dengan baik jika sungguh-sungguh menghayati sesanti “Bhineka Tunggal Ika”.



4. Nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Berdasar nilai ini maka diakui paham demokrasi yang lebih mengutamakan pengambilan keputusan melalui musyawarah mufakat.



5. Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahiriah maupun batiniah. Berdasar pada nilai ini maka keadilan adalah nilai yang am’at mendasar yang diharapkan oleh seluruh bangsa. Negara Indonesia yang diharapkan adalah negara Indonesia yang berkeadilan.



Untuk bersedia melaksanakan secara konsisten Pancasila dalam kehidupan bernegara, terlebih dahulu kita perlu memiliki sikap yang positif terhadap Pancasila. Beberapa bentuk sikap positif terhadap Pancasila, antara lain:



a. Menerima Pancasila sebagai dasar dan ideologi yang tepat untuk bangsa Indonesia



b. Bersedia mempelajari Pancasila dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keyakinan kita terhadap dasar dan ideologi negara Indonesia tersebut



c. Menolak ideologi lain yang akan menggantikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara Indonesia



d. Bersedia mempelajari ideologi lain tetapi dalam rangka memperkuat pemahaman dan keyakinan bangsa terhadap ideologi pancasila



e. Menerima masuknya nilai-nilai lain yang dapat memperkaya Pancasila sebagai ideologi terbuka







Sikap tersebut dapat diwujudkan sebagai pengamalan dari Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Pancasila oleh warga negara, baik warga negara biasa ataupun penyelenggara negara dapat diiakukan dengan dua cara, yaitu:



a. Pengamalan subjektif, artinya setiap warga negara taat dan melaksanakan norma-norma
moral yang bersumberkan pada nilai-nilai Pancasila.



b. Pengamalan secara objektif, artinya warga negara taat, patuh, dan melaksanakan norma-norma hukum Negara yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.



Beberapa contoh sikap positif terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara Indonesia, antara lain:



a. Mempelajari dan mengkaji tentang Pancasila



b. Menyebarluaskan dan memasyarakatkan Pancasila ke masyarakat melalui berbagai kegiatan, seperti seminar, debat, diskusi, permainan, dan Iain-Iain



c. Mengamalkan nilai-nilai moral dan norma moral yang bersumberkan pada Pancasila



d. Menaati norma-norma moral yang berlaku di masyarakat Indonesia



e. Menaati norma hukum yang telah ditetapkan di Indonesia



f. Berperan serta dalam mencegah dan menanggulangi upaya-upaya yang akan menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi lain di Indonesia.






Sedangkan contoh sikap negatif terhadap Pancasila sebagai dasar negara yang harus kita hindari adalah:



a. Menyepelekan Pancasila sebagai dasar negara kita



b. Menyebarkan ideologi lain untuk menghancurkan ideologi Pancasila



c. Tidak mau mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila



d. Tidak mau mempelajari nilai-nilai dalam Pancasila



e. Tidak mematuhi norma-norma yang terkandung dalam Pancasila









Sikap Positif dan Negatif Terhadap Konstitusi Kita, UUD 1945







Sebagai Warga Negara yang baik adalah Warga Negara yang memiliki kesetiaan terhadap bangsa dan Negara, yang meliputi kesetiaan terhadap ideologi Negara, kesetiaan terhadap konstitusi, kesetiaan terhadap peraturan perundang-undangan, dan kesetiaan terhadap kebijakan pemerintah. Oleh sebab itu, maka setiap warga Negara harus dan wajib untuk memiliki prilaku positif terhadap konstitusi, yang mempunyai makna berprilaku peduli atau memperhatikan konstitusi (UUD), mempelajari isinya, mengkaji maknanya, melaksanakan nilai-nilai yang terjandung didalamnya, mengamalkan dalam kehidupan, dan berani menegakkan jika konstitusi di langgar.



Adapun beberapa sikap positif terhadap Konstitusi antara lain:



a. Berusaha mempelajari isi konstitusi agar memahami makna konstitusi tersebut



b. Melaksanakan isi konstitusi sesuai dengan profesi masing-masing



c. Membantu pemerintah dalam mensosialisasikan isi konstitusi kepada warga masyarakat



d. Melaporkan kepada yang berwajib apabila ada pihak-pihak yang melanggar konstitusi



e. Mengawasi para penyelenggara Negara agar melaksaakan tugasnya sesuai konstitusi yang berlaku



f. Mempelajarai peraturan perundang-undangan yang berlaku apakah sudah sesuai atau belum dengan konstitusi, jika belum kita usulkan kepada yang berwenang agar ada perubahan



g. Mengamati berbagai kegiatan politik/ partai politik, apakah sudah sesuai dengan amanat konstitusi



h. Menanamkan nilai-nilai konstitusi khususnya perjuangan bangsa kepada generasi muda



i. Menangkal masuknya ideologi asing yang bertentangan dengan konstitusi Indonesia.







Sikap positif juga dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan ruang lingkup:



1. Diri pribadi:



a. Mengakui dan menghargai hak-hak asasi orang lain



b. Mematuhi dan mentaati peraturan yang berlaku



c. Tidak main hakim sendiri



d. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban



2. Keluarga:



a. Taat dan patuh terhadap orang tua



b. Ada keterbukaan terhadap permasalahan yang dihadapi



c. Memiliki etika terhadap sesama anggota keluarga



d. Mengembangkan sikap sportif



3. Sekolah:



a. Taat dan patuh terhadap tata tertib sekolah



b. Melaksanakan program kegiatan OSIS dengan baik



c. Mengembangkan sikap sadar dan rasional



d. Melaksanakan hasil keputusan bersama



4. Masyarakat:



a. Menjunjung tinggi norma-norma pergaulan



b. Mengikuti kegiatan yang ada dalam karang taruna



c. Menjalin persatuan dan kerukunan warga melalui berbagai kegiatan



d. Sadar pada ketentuan yang menjadi keputusan bersama



5. Berbangsa dan Bernegara:



a. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen



b. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingtan bangsa dan Negara



c. Sadar akan kedudukanya sebagai warga Negara yang baik



d. Setia membela Negara sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku







Adapun sikap negatif terhadap Konstitusi yang tidakbaik untuk dicontoh antara lain:



a. Melanggar apa yang menjadi isi Konstitusi, yaitu kita melanggar aturan atau norma yang telah ditetapkan di dalam Konstitusi kita



b. Menyalahgunakan Konstitusi intuk kepentingan diri sendiri atau kelompok, yaitu menggunakan peraturan untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau kelompok(menyelewengkan kekuasaan) ataupun untuk memperkaya diri maupun kelompok (korupsi)











Perilaku yang menunjukan kesetiaan Bela Negara



Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.



Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.



Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.



Unsur Dasar Bela Negara



1. Cinta Tanah Air



2. Kesadaran Berbangsa & bernegara



3. Yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara



4. Rela berkorban untuk bangsa & negara



5. Memiliki kemampuan awal bela negara







Adapun perilaku-perilaku yang menunjukan kesetiaan bela negara antara lain:



a. Menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga, agar tidak terjadi permusuhan yang dapat menimbulkan perang



b. Ikut serta menjaga keamanan di masyarakat (siskampling)



c. Ikut menolong saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana



d. Belajar dengan tekun, terutama Pendidikan Kewarganegaraan untuk membentuk karakter bangsa